Pages

Thursday, 27 November 2014

[Light Novel] Suzumiya Haruhi Series (English)

Japanese Title
涼宮ハルヒシリーズ
Associated Titles

Suzumiya Haruhi no Yuuutsu
The Melancholy of Haruhi Suzumiya
涼宮ハルヒの憂鬱

Author
Nagaru Tanigawa
Illustrator
Noizi Ito
Genre
Comedy, Romance, Science Fiction
Target Readership
Male
Volumes
11 (Ongoing)
Official Site

Plot    :
 Kyon, your typical high school student, has long given up his belief in the supernatural. However, upon meeting Haruhi Suzumiya, he quickly finds out that it is the supernatural that she is interested in; aliens, time travelers and espers among other things. When Haruhi laments about the lack of intriguing clubs around school, Kyon inspires Haruhi to form her own club. As a result, the SOS Brigade is formed, a club which specializes in all that is the supernatural.

Much to his chagrin, Kyon, along with the silent bookworm, Yuki Nagato, the shy and timid Mikuru Asahina, and the perpetually smiling Itsuki Koizumi, are recruited as members. The story follows the crazy adventures that these four endure under their whimsical leader, Haruhi. 

Download:


[Light Novel] Ore no Imouto ga Konna ni Kawaii Wake ga Nai (English)

Japanese Title
俺の妹がこんなに可愛いわけがない
Associated Titles

My Little Sister Can't Be This Cute
OreImo
Author
Tsukasa Fushimi
Illustrator
Hiro Kanzaki
Genre
Comedy, Harem, Romance, School Life
Target Readership
Male
Volumes
12 (Ongoing)
Official Site

Plot    : 
Kyosuke Kosaka, a normal 17-year-old high school student living in Chiba, has not gotten along with his younger sister Kirino in years. For longer than he can remember, Kirino has ignored his comings and goings and looked at him with spurning eyes. It seemed as if the relationship between Kyōsuke and his sister, now fourteen, would continue this way forever. One day however, Kyosuke finds a DVD case of a magical girl anime which had fallen in his house's entrance way. To Kyosuke's surprise, he finds a hidden eroge (an adult game) inside the case and he soon learns that both the DVD and the game belong to Kirino. That night, Kirino brings Kyosuke to her room and reveals herself to be an otaku with an extensive collection of moe anime and younger sister-themed eroge she has been collecting in secret. Kyosuke quickly becomes Kirino's confidant for her secret hobby
Download:






Wednesday, 23 July 2014

(Review Buku) Alfie’s Home

Beberapa bulan yang lalu, tanpa sengaja gw nemu di news feed home fb gw, yaitu sebuah pict yang diambil dari sebuah buku cerita bergambar untuk anak-anak, yang eeerrrr kata gw sih biasa aja pict nya, tapi kalo kata yang posting pict tsb, itu adalah buku bergambar terburuk untuk anak-anak. Seperti apa bukunya, yuk kita lihat

“Alfie’s home, huh? That is the worst children’s book ever!“
I don't think so

Don’t judge the book by its cover. Katanya kan gitu yeee. Tapi yang ini beda, orang-orang nge-judge buku ini buruk, setelah mereka membaca isinya. Padahal kata gw cukup bagus lho.

Di rumah Alfie (Alfie adalah seorang anak, tokoh utama di buku ini), dari luar tampak layaknya seperti rumah tangga dan keluarga biasa. Keluarga yang bahagia. Namun, si Alfie nya sendiri sebenarnya tidak bahagia. Ayahnya sibuk bekerja dan sering memarahi si Alfie dengan suara volumenya yang sangat kencang dan perkataan yang nggak enak. Kedua orang tuanya sering bertengkar, dan saudara-saudara nya. . . well, Alfie kayaknya nggak punya saudara. Sampe halaman terakhir, nggak ada ngungkit-ngungkit kakaknya. Berarti Alfie anak tunggal


Dan di sisi lain, ibunya si Alfie ini, malah menyiksa (baca: menambah beban) pikiran si Alfie, dengan cara memberi tahu Alfie tentang masalahnya dan masalah ayahnya. Padahal seharusnya, si ibu ini melindungi Alfie jika tahu Alfie sering dimarahin oleh ayahnya. Itu membuat Alfie depresi, dan berharap bahwa ayahnya menghabiskan waktu bersama dengan keluarga se-efisien mungkin, daripada pas ketemu anaknya, si anaknya di marah-marahin melulu.


Dan jreeeeeng bagian ini nih, yang bikin kontroversi woakoakoak =))))
Di situ diperlihatkan, bahwa pamannya yang bernama Pete, om om homok pedobear. Tatap deh mata si Uncle Pete woakoakoak xDDDD
Di situ Alfie di grepe-grepe dan di *beeeep oleh si uncle Pete. Nah, justru pesan moralnya di sini nih, kalo si anak udah dikasih pengetahuan yang begini dan yang beginian itu termasuk kriminal. Sebaiknya orang tua memberi pendidikan seks (dalam arti positif lho ya ) ke seorang anak. Misalnya, “normalnya, orang lain nggak akan menyentuhmu di bagian anu lho nak. Kalo ada yang nyentuh bagian anu mu, jangan boleh, kamu lari dan lapor ke kami mamah papahmu“. Hati-hati, di luar sana banyak pedobear yang berkeliaraaaannn!!!! :v


Di halaman selanjutnya, kedua orang tua Alfie masih saja bertengkar, yang bikin Alfie mikir sedih “jangan-jangan mereka bertengkar karena aku?“
Sedangkan Alfie nya sendiri, mungkin karena dia suram atau karena sering digrepe grepe oleh Uncle Pete, mungkin dia kelihatan agak feminine, di lingkungannya sekitar, oleh teman-temannya, si Alfie diledekkin faggot, sissy, queer dsb. Hmmm kata gw sih, part yang ini gw kurang begitu suka, di situ bisa bikin anak-anak kecil mengenal istilah-istilah jahanam seperti itu K


Kemudian, pada suatu ketika, Alfie bertemu dengan seorang psikolog. Dia menjelaskan, yang pamannya lakukan ke Alfie itu tidak baik. Pamannya memanfaatkan Alfie dan meng-grepe-grepe Alfie yang merindukan kasih sayang dari ayahnya



Alfie pun lega. Dan si psikolog ini membantu Alfie dengan cara memberi tahu kedua ortunya bahwa Alfie benar-benar membutuhkan kasih sayang dari kedua orang tuanya. Di situ juga ada kalimat “he said he would also contact Uncle Pete and make sure he got help“ mungkin maksudnya melaporkan paman Pete ke polisi juga untuk ditindak lanjuti .__.


Di halaman selanjutnya, digambarkan bahwa kedua orang tuanya sekarang harmonis kembali. Dan Uncle Pete meminta maaf ke Alfie



Happy ending deh. Wkwkwkwk.


Kalo di luar negeri, pendidikan seks udah diajarkan sejak dini. Tapi secara positif nya lo ya. Hmmm. . . . mungkin karena di Indonesia masih tabu, jadi pada heboh begitu. Apalagi nyerempet-nyerempet ke LGBT begini .___.

Dan seandainya buku ini adalah route visual novel, mungkin gw tambahin, seandainya waktu itu kedua ortunya bercerai, apa selamanya Alfie akan menanggung tekanan batin?


P.s: sorry bray, gw kagak nemu soft copy yang berbentuk .pdf nya
Kalo mau di save, save image as dari blog ini aja yeee ehehehe J)


Friday, 18 July 2014

I am Back from my Long Hiatus!!!!


ciluk baaa kekok !!! wakakaka :v

well, ,  jadi begini ceritanya. bulan januari setelah gw posting kalender itu, gw nyemplung ke dunia jual beli komik sbg buyer. akhirnyaaaa biasa deh, gw tipe celamitan gitu kalo ada bisnis bisnis begituan, akhirnya jadi seller juga yaahhhh walau untungnya cuman beberapa. muahahaha :v

eniwei, mau memutuskan ngeblog lagi, mumpung lagi libur semester *sebenernya dari bulan lalu gw libur*

dan teman-teman RL kebetulan yg menemukan blog ini juga pada protes "Luigi! apdet sanah blog mu itu!" ngahahaha :D


daaannn ookkkeeyyy. selanjutnya mau posting random aja, share link Light novel, mini games dll. of course yaaa postingan yg nyerempet-nyerempet LGBT jugaaaa wakakaka :v

ok deh. btw mampir ya gan sist, di lapak ane kalo mau beli komik. harganya murmer kok:

melayani juga pemesanan komik seri segel, tapi harga gramed yak muahahaha
::kiss::
*kenapa malah jadi promosi di sini ah elaaaahhh*


see you soon

Wednesday, 8 January 2014

2014 Anime Calendar Download


Sekedar share aja gan, telat sih, tapi nggak apa-apa deh. Monggo di donlot kalender 2014 nya ehehehe. Oh ya, nyampur, ada yang dari anime, manga dan visual novel u____u


Chou no Doku Hana no Kusari 2014 calendar 
 download here



Chuunibyou demo Koi ga Shitai! 2014 Calendar


Code Geass 2014 Calendar




Dokidoki precure 2014 Calendar
 


Free! 2014 Calendar 



Gintama 2014 Calendar



Girls und Panzer 2014 calendar
 


Gundam 2014 calendar



Hakuouki 2014 calendar



Hakuouki desktop 2014 calendar



Hana to Yume 2014 Calendar



Infinite stratos 2014 calendar



K-Project 2014 calendar



Kakumeiki Valvrave 2014 Calendar





Kuroko no Basket - AoKise School 2014 calendar



Kuroko no basket  Desktop 2014 Calendar



Kuroko no Basuke Official 2014 Calendar



Kyoukai no Kanata 2014 Calendar



Magi desktop 2014 calendar



Magical Girl Lyrical Nanoha 2014 Calendar



Mahou Shoujo Madoka Magica 2014 Calendar



One Piece Official 2014 calendar



One piece single 2014 calendar



Oreimo 2014 Calendar



Pandora Hearts 2014 Calendar



Tamako Market 2014 calendar



Uta no prince-sama 2014 desktop calendar



Wednesday, 25 December 2013

Misteri Hantu Cermin Bloody Mary


Di negara-negara barat, (khususnya Inggris dan Amerika) ada satu cerita misteri yang berkembang di kalangan masyarakat. Ibaratnya kalo di sini, Bloody Mary itu sama seperti Jaelangkung.. kalo  bermain "jaelangkung" kita kan biasanya kita menyebut mantra, "Datang tak dijemput, pulang tak diantar." Nah, kalau untuk memanggil "Bloody Mary", kita harus mengucapkan, "Mary Worth, Mary Worth, I believe in Mary Worth" , baca mantra tersebut secara berulang-ulang. aturan dasar 3 kali memanggilnya, namun sebut terus berulang-ulang sampai merasakan keanehan dari dalam cermin.

Siapa sih si Bloody Mary atau Mary Worth itu? Dari mana cerita tersebut bisa jadi kayak gitu? Nah,  urban legend ini berawal dari kisah seperti ini. Suatu ketika, hiduplah seorang gadis muda bernama Mary Worth. Parasnya sangat cantik. Banyak pemuda yang menaksirnya. Suatu hari Mary Worth mengalami kecelakaan sehingga wajahnya hancur, sehingga dia tak bisa dikenali lagi. Oleh orang tuanya, Mary nggak boleh melihat cermin biar dia nggak sedih karena wajahnya sudah nggak ada bentuknya. Padahal saat wajahnya masih "sempurna", Mary Worth sering mengagumi wajahnya sendiri di depan cermin.



Suatu malam, setelah semua orang di rumah tidur, dia sangat penasaran bercermin. Mary pun menuju kamar yang ada cerminnya. Betapa kagetnya dia ketika melihat wajah yang hancur saat berkaca. Mary langsung menghancurkan cermin tersebut dan teriak sekeras-kerasnya. Saat itulah ia menjadi sangat kecewa dan meratapi wajah cantiknya yang dulu. Aneh, Mary langsung berjalan ke dalam cermin dan tinggal di dalamnya. Ia akan muncul ketika ada orang yang memanggil namanya lewat cermin. . . dan kemudian dia akan mengambil mata orang yang memanggilnya. Cerita ini seolah takhayul belaka. Namun, ada beberapa laporan yang beredar soal penampakan Mary Worth saat mencoba memanggilnya.

Urban legend tentang Bloody Mary sudah berkembang sejak berabad-abad. Perkembangan ceritanya sangat beragam. Misalnya saja pada awal abad 20, sempat beredar kartu Halloween yang menggambarkan seorang gadis berdiri di depan cermin sambil memegang lilin. Kepercayaan yang beredar saat itu adalah, gadis-gadis muda yang berdiri di depan cermin saat hari Halloween bisa melihat calon suaminya kelak.

Versi lain dari abad ke-19, tepatnya dari buku cerita yang beredar di tahun 1883. Dikisahkan tentang seorang gadis yang berdiri di depan cermin, tiba-tiba munculasap hijau nan pekat dari dalam cermin, diikuti kemunculan hantu yang sudah berdiri di belakang sang gadis.




Kisah tentang Bloody Mary semakin populer sejak tahun 1960-an hingga akhirnya bermunculan komik dan film tentangnya. Tetapi kisah soal si Mary jadi banyak versinya. Salah satunya film "Urban Legends: Bloody Mary" di tahun 2005 yang menceritakan kisah sungguh jauh berbeda.

Bagaimanapun, Bloody Mary akan tetap jadi cerita yang terus "menghantui" anak-anak, apalagi bagi mereka yang penasaran ingin bermain dengan sang hantu cermin. Nah, adakah di antara kalian yang berani mencobanya? :D 

Sunday, 22 December 2013

Cosplay itu Bukan Hobi Orang Miskin


Sebelumnya gw minta maaf, kalo judulnya agak vulgar (baca: kurang enak dibaca nya), tapi ya kenyataannya di lapangan seperti itu ya mau gimana lagi. Walau sebagian orang mengatakan, bahwa hobi cosplay itu adalah hobi yang bisa dijangkau oleh semua orang. Tapi sayang, pada kenyataannya, beberapa orang yang berada dalam keluarga dengan tingkat ekonomi ke bawah pastilah sangat sulit untuk memulai ber-cosplay. Bagi orang-orang yang ekonominya menengah kebawah pastilah sulit untuk Cosplay dengan penampilan yang luar biasa.


Coba kalian  bayangkan, jika kalian berada didalam kondisi keluarga dengan keadaan ekonomi yang minim, keuangan untuk keseharian pun selalu diatur, baik untuk keperluan makan dan sekolah anak-anaknya. Rasanya amat sangat salah jika seorang anak di keluarga tsb memaksakan pengeluaran uang hanya demi cosplay dan mengorbankan kepentingan lainnya.

Yang kayak gini, biasanya membawa dampak yang buruk bagi anak tersebut. Si anak jadi memaksakan diri, meminta uang kepada ortunya untuk cosplay, atau bahkan mungkin malah berujung si anak jadi berbuat jahat untuk mendapatkan uangnya *na’udzubillahimindzalik jangan sampe begitu. Ini Luigi mikirnya kejauhan* Dan di sisi yang lain, ada orang-orang yang ber-cosplay dengan bahan seadanya banget, alhasil cosplay nya pun kurang memuaskan dan lebih jeleknya lagi, orang tersebut diejek oleh orang-orang yang merasa “lebih” dari dia. Contohnya cosplay yang fail kayak gini



Gw nggak bermaksud untuk menghina orang miskin, atau mengatakan bahwa Cosplay hanya untuk orang kaya saja. Jangan memaksakan bercosplay jika situasi kondisi belum memungkinkan. Sabarlah dulu. Dan jika keadaan baik dan memungkinkan, barulah tekuni hobi cosplaynya dengan serius.
Jika keuangan belum memungkinkan, tahan dulu hobi cosplay ini, jika masih bersikeras untuk ber-cosplay, sebaiknya carilah pekerjaan halal untuk mencukupi biaya dalam ber-cosplay, jangan memaksakan orang tua untuk memberikan biaya cosplay ini. Orang tua kita pastilah bekerja untuk mencukupi kebutuhan keseharian kita. Istilah “banting tulang” dalam mencari nafkah keluarga sudahlah melekat di orang tua kita masing-masing.


Suatu saat keadaan akan lebih baik. Saat itu hobi cosplay akan lebih nyaman dilakukan tanpa adanya rasa membebani orang tua. Adapun alternatif untuk orang-orang yang kondisi ekonomi-nya kebawah namun maksa banget, ngidam buat ber-cosplay ria, ada baiknya keinginan itu dijadikan semangat untuk mencari pekerjaan yang menghasilkan uang. Ingat, pekerjaan yang halal.
Tidak selamanya hobi ber-cosplay sangat ditentukan oleh seberapa banyak uang yang kalian punya. Kalau yang jeli, bisa juga cosplay dengan bagus walau dengan modal pas-pas an. Dan untuk membuat kostum yang perfect, itu tergantung keseriusan cosplayer nya masing-masing.

Hanya saja, gw Cuma pengen ngasih tau, ada baiknya kalian mempunyai pemikiran yang luas untuk menjalani suatu hobi. Emang sih, di mana-mana semua hobi memerlukan banyak biaya, namun alangkah baiknya jika kita menyesuaikan hobi dengan kemampuan yang kita punya. Kita harus tau, batasan kemampuan kita  itu sampai mana. Jangan sampai nanti ada kalimat “ah sok tau lu. Hobi cosplay emang mahal, tapi ada kan hobi yang lebih mahal dari itu. Coba lu tengok sono, hobi yang suka ngoleksi barang-barang kuno, hobi otomotif, overclocking PC dan yang lainnya, itu kan lebih mahal dari hobi cosplay”.

Iya, gw tau. Coba gw tanya, hobi kamu menghasilkan uang atau nggak? Mau balik modal dari menang lomba juga bisa sih sebenernya, tapi peluangnya sedikit. Gw sih nggak membanding-bandingkan, Cuma kalau hobinya bisa menghasilkan uang halal seperti mbak-mbak cantik yang satu ini ya nggak apa-apa lah. Oke lah, dia terlahir di keluarga tajir, tapi se-nggak nya, dia bisa “balik modal” dengan hobinya. Nih tengok orangnya di sini =w= *suit suiw, ihir ihir*

Ironis kan bray, misalnya uang sekolah/kuliah kita masih nunggak, sementara kita bersusah payah menabung atau bekerja tapi hasilnya untuk cosplay, sementara ortu kita pontang-panting bekerja demi membayar uang sekolah kita? Setega itu kah kita? Well, nggak masalah bagi kalian kaum borju yang hedonis, gw rasa juga nggak ada gunanya membaca postingan gw yang ini wakakakak :v